BerandaPenulisHubungi

Bagaimana Jika Telat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor

Oleh Redaksi PajakInd
November 26, 2020
2 mnt membaca

Setiap manusia pastinya tak luput dari lupa. Terkadang, tak ingat jika ada kewajiban yang harus di bayarkan seperti tagihan pajak. Setiap pengenaan pajak mempunyai batas waktu tersendiri, termasuk pajak kendaraan bermotor. Yang dimana batas waktu pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di tunjukan sesuai dengan tanggal yang tertera pada bagian kanan bawah Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) untuk pajak tahunan, sedangkan pajak lima tahun pada bulan dan tahun yang terdapat pada plat nomor polisi kendaraan.

Dengan alasan lupa menjadi dominan untuk masyarakat yang telat membayar pajak. Tak hanya itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang tidak membayarkan pajak dengan tepat waktu. Seperti, tidak memiliki waktu atau sibuk. Karena untuk membayar pajak harus datang ke kantor samsat. Maka, menjadi terhalangnya untuk orang yang memiliki kesibukan.

Tetapi, bagi anda yang tidak memiliki waktu untuk datang ke kantor samsat tak perlu khawatir lagi. Kini, pemerintah sudah mengadakan pembayara PKB via online. Walaupun, untuk pajak lima tahunan belum ada fasilitas membayar via online.

Konsekuensi jika telat membayar pajak kendaraan bermotor

Nah, seperti tagihan pada umumnya. Jika membayar tidak sesuai tepat waktu pasti akan dikenakan denda. Untuk telat membayar PKB memiliki tarif yang berbeda – beda. Karena, tarif denda tersebut di pengaruhi juga dengan besar pajak kendaraan yang di kenakan dan rentan waktu keterlambatannya. Dan untuk ketentuan keterlambatan bayar pajak yaitu jika pembayaran dilakukan telat 1 hari s/d 1 bulan. Maka, denda yang diberikan akan sama seperti telat 1 bulan. Jika telat 1 bulan lewat 1 hari, perhitungan denda di anggap telat 2 bulan.

Begitu juga untuk bulan berikutnya, karena pada denda telat bayar PKB memiliki sistem berkelipatan untuk setiap bulannya. Begitu juga jika anda telat dalam hitungan tahun. Tetap di hitung dalam hitungan bulan. Namun, sama seperti PKB, untuk denda juga memiliki rumus yang dimana terdapat 25% untuk pengenaan denda. Nah, Bagi anda yang mengalami telat bayar dan ingin mengetahui berapa besar denda yang di dapat, bisa dihitung sendiri dengan rumus berikut:

PKB x 25% x lama bulan telat bayar/12 (1 tahun) + denda SWDKLLJ

Telat 1 hari s/d 1 bulan: PKB x 25% + denda SWDKLLJ 1 bulan 1 hari s/d 2 bulan: PKB x 25% x 2/12 + denda SWDKLLJ 2 bulan 1 hari s/d 3 bulan: PKB x 25% x 3/12 + denda SWDKLLJ 5 bulan 1 hari s/d 6 bulan: PKB x 25% x 6/12 + denda SWDKLLJ Untuk terlambat 1 tahun: PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ Keterlambatan 2 tahun: 2 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ

Tak hanya mendapatkan denda PKB, tetapi anda juga dikenakan denda SWDKLLJ. Apa itu SWDKLLJ? SWDKLLJ adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Yang dimana, dana tersebut akan di gunakan untuk pemberian uang asuransi jika mengalami kecelakaan.

Dan untuk proses pembayaran, tidak berbeda dengan pembayaran PKB pada umumnya, hanya saja anda akan diberikan nominal yang sudah di tambahkan denda yang dikenakan.

Selain mendapatkan denda. Jika telat pembayaran hingga dua tahun sejak masa berlaku STNK habis (5 tahun). Maka, data dari daftar registrasi akan di hapuskan.

Berikut konsekuensi jika telat membayar PKB. Yuk, bayar pajak tepat waktu.


Tagar

pajakkendaraan bermotordenda

Redaksi PajakInd

Tim Penulis di PajakInd

Artikel Terkait

Diskon Pajak Kendaraan Motor dan Mobil Jawa Timur
April 19, 2021
2 mnt
© 2021, All Rights Reserved.

PajakInd

Tentang KamiUnduh Aplikasi PajakIndHubungi

Media Sosial